Ketika fajar menyibak pekat
Gelap perlahan berpamit
Embun menyapa pagi, kemudian pergi...
Berganti mentari yang mulai meninggi
Setiap pagiku adalah baru,
dan setiap yang baru adalah Impian.
Kala itu aku punya satu impian
Sebuah mimpi menakhlukkan kemalasan saat siang menantang
Ditengah perjalanan waktuku.
Aku terdampar dalam senja yang remang, teduh dengan pemandangan
Matahari berwarna keemasan, awan yang merah terbakar, langit jingga,
dan lautan yang biru menghampar.
Aku menari dengan tarian riang.
Berfikir dengan fikiran tenang
Sampai siang menghilang
Menutup siang dengan berjuta kemesrahan.
Gelap perlahan berpamit
Embun menyapa pagi, kemudian pergi...
Berganti mentari yang mulai meninggi
Setiap pagiku adalah baru,
dan setiap yang baru adalah Impian.
Kala itu aku punya satu impian
Sebuah mimpi menakhlukkan kemalasan saat siang menantang
Ditengah perjalanan waktuku.
Aku terdampar dalam senja yang remang, teduh dengan pemandangan
Matahari berwarna keemasan, awan yang merah terbakar, langit jingga,
dan lautan yang biru menghampar.
Aku menari dengan tarian riang.
Berfikir dengan fikiran tenang
Sampai siang menghilang
Menutup siang dengan berjuta kemesrahan.

aku da soreku, gitukan biasanya
BalasHapusKarena aku adalah senja, maka sore adalah milikku.. hihi
BalasHapus