Kamis, 14 Maret 2013

di Ujung Senja

Ketika fajar menyibak pekat  
Gelap perlahan berpamit
Embun menyapa pagi, kemudian pergi...
Berganti mentari yang mulai meninggi

 
Setiap pagiku adalah baru,
dan setiap yang baru adalah Impian.
Kala itu aku punya satu impian 
Sebuah mimpi menakhlukkan kemalasan saat siang menantang

 
Ditengah perjalanan waktuku.
Aku terdampar dalam senja yang remang, teduh dengan pemandangan 
Matahari berwarna keemasan, awan yang merah terbakar, langit jingga,
dan lautan yang biru menghampar.

 
Aku menari dengan tarian riang.
Berfikir dengan fikiran tenang
Sampai siang menghilang
Menutup siang dengan berjuta kemesrahan.

 

2 komentar: